Akhir Hidup Seorang Aktor

Ringkasan Cerita “An Actor’s End”

Shtchiptsov adalah seorang aktor tua bertubuh tinggi dan besar yang dikenal karena kekuatan fisiknya. Saat pertunjukan berlangsung, ia terlibat pertengkaran hebat dengan manajer teater bernama Zhukov. Di tengah pertengkaran, ia merasakan sesuatu seolah-olah pecah di dadanya. Karena terguncang oleh kejadian tersebut, ia segera pulang ke kamar hotel tanpa membersihkan riasan wajahnya dan hanya melepas janggut palsunya. Sesampainya di kamar, ia berjalan mondar-mandir cukup lama, kemudian duduk di tempat tidur sambil menopang kepala dengan kedua tangan. Ia terus terdiam hingga pukul dua siang keesokan harinya.

Sigaev, seorang aktor komedi, datang ke kamar Shtchiptsov karena ia tidak menghadiri latihan. Sigaev terkejut melihat keadaan temannya yang pucat, berkeringat, gemetar, dan tidak mau berbicara. Setelah beberapa kali ditanya, Shtchiptsov akhirnya mengatakan bahwa ia ingin pulang ke Vyazma, kampung halamannya. Sigaev berusaha meyakinkannya bahwa ia hanya sedang sakit dan menyarankan agar ia beristirahat. Ia bahkan membelikan minyak jarak untuk membantu mengobati temannya. Sebelum pergi, Sigaev mencium Shtchiptsov dengan penuh kasih sayang.

Pada sore hari, Brama-Glinsky, seorang aktor utama yang nama aslinya Guskov, datang menjenguk. Ia juga mencoba berbicara dengan Shtchiptsov, tetapi temannya tetap diam dan terus memikirkan keinginannya untuk pulang ke Vyazma. Ketika ditanya alasan ingin pulang, Shtchiptsov menjawab bahwa ia ingin meninggal di sana. Brama-Glinsky tidak menganggap perkataan itu serius. Ia mengingatkan Shtchiptsov tentang kekuatan dan keberaniannya pada masa lalu. Shtchiptsov pernah mengalahkan banyak manajer, dua penulis terkenal, dan seorang pelukis. Ia bahkan pernah membunuh seekor kuda dengan pukulan tangan dan menghadapi lima belas orang yang menyerangnya. Namun, kini ia merasa semua kekuatan itu telah berakhir.

Shtchiptsov kemudian bersikeras ingin berangkat ke Vyazma dengan berjalan kaki, meskipun jaraknya sangat jauh. Brama-Glinsky menganggapnya tidak masuk akal dan menyarankan agar ia beristirahat serta meminum brendi dan minyak jarak. Ia pergi mencari brendi dan berhasil mendapatkannya dari seorang pedagang bernama Madame Tsitrinnikov. Shtchiptsov meminum obat dan brendi tersebut tanpa menunjukkan kesadaran terhadap apa yang dilakukannya. Setelah itu, ia berbaring di tempat tidur, tetapi sepanjang malam tidak dapat tidur dan hanya menatap langit-langit kamar.

Keesokan paginya, Zhukov datang menjenguk. Ia mengungkapkan kekhawatirannya dan mengatakan bahwa ia sebenarnya menyayangi serta menghormati Shtchiptsov meskipun mereka sering bertengkar. Zhukov bahkan mencium temannya dan hampir pingsan karena perasaannya sendiri. Setelah Zhukov pergi, Adabashev, seorang aktor tragedi, datang dan menyarankan pemberian minyak jarak. Beberapa waktu kemudian, Yevlampy, penata rambut kelompok teater yang dijuluki Rigoletto, juga datang membantu. Ia memasang alat bekam di dada Shtchiptsov dan memberinya obat tetes serta minyak jarak. Mereka semua berusaha menolongnya, tetapi tidak menyadari betapa parah kondisinya.

Keesokan paginya, Sigaev kembali mengunjungi Shtchiptsov dan mendapati keadaannya semakin buruk. Shtchiptsov terbaring lemah, bernapas tersengal-sengal, dan meremas selimut dengan tangannya. Ia terus memohon agar dapat pulang ke Vyazma. Ia mengungkapkan penyesalannya karena telah memilih menjadi aktor dan tidak memiliki istri maupun anak. Menurutnya, hidupnya telah terbuang sia-sia karena ia tidak tinggal di kampung halamannya. Sigaev berusaha menghiburnya dengan mengatakan bahwa teman-temannya akan mengirimnya ke Krimea, tetapi Shtchiptsov tidak menghiraukannya.

Akhirnya, Sigaev mencoba menenangkan Shtchiptsov dengan menceritakan keindahan Vyazma, termasuk kue khasnya dan para pedagang yang terkenal murah hati. Shtchiptsov mendengarkan dengan tenang dan sesekali menganggukkan kepala. Namun, menjelang malam, ia meninggal dunia tanpa sempat kembali ke kampung halamannya.


Tema Cerita “Akhir Hidup Seorang Aktor”

Tema utama cerita Akhir Hidup Seorang Aktor adalah penyesalan terhadap kehidupan yang telah dijalani dan kerinduan untuk kembali ke kampung halaman sebelum kematian datang. Tema ini terlihat melalui tokoh Shtchiptsov, seorang aktor tua yang dahulu dikenal karena kekuatan fisiknya. Meskipun memiliki tubuh yang besar dan pernah menunjukkan keberanian luar biasa, ia akhirnya merasa bahwa kehidupannya telah berakhir dan tidak lagi memiliki arti.

Ketika jatuh sakit, Shtchiptsov terus-menerus mengungkapkan keinginannya untuk pulang ke Vyazma. Ia menyesali keputusannya menjadi aktor karena tidak memiliki istri maupun anak. Ia merasa seharusnya tetap tinggal di kampung halamannya daripada menjalani kehidupan sebagai pemain teater. Kerinduannya terhadap Vyazma semakin kuat hingga ia ingin meninggal di tempat tersebut.

Selain itu, cerita ini juga mengangkat tema persahabatan dan kepedulian. Sigaev, Brama-Glinsky, Zhukov, Adabashev, dan Rigoletto berusaha membantu Shtchiptsov ketika ia sakit, meskipun cara mereka tidak berhasil menyelamatkannya. Melalui kisah ini, pembaca dapat memahami bahwa kekuatan fisik dan pencapaian masa lalu tidak selalu menjamin kebahagiaan. Cerita tersebut juga menunjukkan pentingnya menghargai kehidupan dan menyadari apa yang benar-benar berarti sebelum semuanya terlambat.

Posting Komentar untuk "Akhir Hidup Seorang Aktor"