Fabel Burung Layang-Layang dan Gagak
Kisah di bawah ini merupakan terjemahan dari cerita berbahasa Inggris berjudul "The Swallow and the Crow" karya Aesop.
Fabel Aesop dari Sumber Klasik Domain Publik
Burung Layang-layang dan Burung Gagak (Versi Townsend)
Burung layang-layang dan burung gagak berselisih tentang bulu mereka. Burung gagak mengakhiri perdebatan itu dengan berkata, “Bulumu memang sangat baik di musim semi, tetapi buluku melindungiku dari musim dingin.”
Teman yang hanya ada di saat cuaca cerah tidaklah seberapa nilainya.
(Diterjemahkan secara bebas dari buku Three Hundred Æsop’s Fables Literally Translated from the Greek. Terjemahan versi Bahasa Inggris oleh George Fyler Townsend)
Burung Layang-layang dan Burung Gagak (Versi Milo Winter)
Burung layang-layang dan burung gagak suatu hari berdebat tentang bulu mereka.
Kata burung layang-layang, “Lihat saja buluku yang cerah dan halus. Bulu hitammu yang kaku itu tidak ada harganya. Mengapa kau tidak berpenampilan lebih baik? Tunjukkan sedikit kebanggaan pada dirimu!”
“Bulumu mungkin sangat cocok di musim semi,” jawab burung gagak, “tapi—aku tidak ingat pernah melihatmu di sekitar sini saat musim dingin, dan saat itulah aku justru paling menikmati hidup.”
Teman yang hanya ada di saat cuaca cerah tidaklah seberapa nilainya.
Burung Layang-layang dan Burung Gagak (Versi J. H. Stickney)
Burung layang-layang dan burung gagak suatu ketika berselisih tentang bulu mereka. Akhirnya burung gagak mengakhiri perselisihan itu dengan berkata, “Bulumu memang cukup baik saat ini selagi cuaca hangat, tetapi buluku melindungiku dari musim dingin.”
(Diterjemahkan secara bebas dari buku Æsop’s Fables, A Version for Young Readers by J. H. Stickney)
Untuk menikmati lebih banyak cerita penuh pesan dan makna, silakan kunjungi laman Daftar Isi website ini.

Posting Komentar